Komdigi Larang Starlink Jelajah Digunakan Saat Bergerak

Komdigi larang internet Starlink digunakan saat bergerak – Perubahan layanan internet Starlink Jelajah. Sebagai penyedia internet satelit, Starlink dalam menyediakan layanan di Indonesia terus mendapatkan masalah regulasi. Indonesia, melalui Komdigi baru-baru ini melarang Starlink digunakan saat bergerak.

Apa dampak dari layanan Starlink tidak dapat digunakan saat bergerak atau berpergian?

Meski Komdigi tidak mengumumkan larangan ini ke publik, namun semua pengguna internet Starlink di Indonesia telah mendapatkan pengumuman perihal larangan Starlink digunakan saat bergerak.

Internet Starlink Jelajah Dilarang Digunakan Saat Bergerak

Peraturan baru yang dilarang Komdigi adalah penggunaan internet Starlink saat bergerak.

Kali ini, yang terkena dampak adalah layanan internet Starlink Jelajah yang dibatasi penggunaannga saat bergerak. Sebelum adanya peraturan baru dari Komdigi, internet Starlink Jelajah dapat digunakan pengguna saat bergerak seperti pada saat mengendarai mobil dan saat bergerak menggunakan kapal laut. Berikut adalah isi dari email yang dikirim pada pelanggan Starlink tentang larangan ini.

Karena peraturan setempat, Starlink saat ini tidak dapat menawarkan penggunaan saat bergerak di Indonesia. Kami sedang bekerja sama secara aktif dengan KomDigi untuk menambahkan fungsi saat bergerak ke paket layanan Anda. Segera setelah kami menerima persetujuan untuk penggunaan saat bergerak, kami akan memberi tahu Anda.

Komdigi sebagai pengawas internet di Indonesia, terus mengawasi layanan Starlink dari SpaceX.

Uodate: Komdigi saat ini sedang melakukan pemblokiran atau menangguhkan layanan internet Starlink sampai batas waktu yang belum ditentukan. KIT Starlink baru tidak dapat diaktivasi di seluruh wilayah Indonesia. Status Starlink di peta Indonesia juga berubah yang sebelumnya tersedia menjadi daftar tunggu.

Alasan Komdigi Melarang Starlink Digunakan Saat Bergerak

Berdasarkan pendapat kami pribadi, adanya larangan ini adalah untuk membatasi penggunaan internet Starlink.

Tujuannya tidak jauh agar layanan internet plat merah seperti Telkomsel tidak merugi. Dengan larangan ini, tentu saja masyarakat dipaksa kembali untuk menggunakan layanan internet Telkomsel saat bergerak atau ketika dalam perjalanan. Jika layanan Starlink dapat digunakan saat bergerak, berpotensi mengurangi penggunaan internet Telkomsel. Untuk alasan lain tentang larangan ini tidak disebutkan oleh pihak Komdigi. Perlu diketahui, Komdigi juga berencana menghadirkan internet 100Mbps dengan harga Rp100.000.

Starlink sebagai penyedia layanan internet juga tidak bisa berbuat banyak selain mengikuti aturan agar tetap beroperasi di Indonesia.

Akhir Kata

Komdigi kembali beri batasan penggunaan internet Starlink.

Terbaru, Komdigi larang internet Starlink Jelajah digunakan saat bergerak atau pada saat pengguna melakukan perjalanan. Larangan ini mungkin bertujuan agar masyarakat di Indonesia tetap menggunaka layanan internet plat merah seperti Telkomsel. Namun, layanan internet Telkomsel juga kadang tidak tersedia pada area tertentu.

Sekian informasi tentang Komdigi larang internet Starlink Jelajah digunakan saat bergerak. Semoga informasi ini bermanfaat.

Leave a Reply