
Internet Starlink untuk di lokasi bencana alam – Jika semua provider internet tidak bisa digunakan saat bencana alam, Starlink jadi satu-satunya penyedia layanan internet yang masih berjalan normal di wilayah bencana alam seperti banjir, tanah longsor, gunung meletus dan lain sebagainya.
Mengapa Starlink bisa digunakan di lokasi yang terjadi bencana alam?
IndiHome, Biznet, MyRepublic bahkan jaringan telepon biasanya putus ketika bencana alam terjadi. Hal ini disebabkan karena jaringan internet mereka menggunakan kabel dan tower BTS. Jika kabel putus dan tower BTS kehilangan arus listrik karena jaringan listrik padam, maka akses internet tidak tersedia. Di bawah ini adalah keunggulan Starlink yang masih bisa digunakan ketika terjadi bencana alam.
Alasan Starlink Masih Bisa Menyediakan Akses Internet Saat Bencana Alam
Starlink adalah penyedia layanan internet yang dipersembahkan oleh SpaceX, sebuah perusahaan yang berasal dari Amerika. Setelah masuk ke Indonesia, layanan Starlink langsung diburu oleh pengguna internet di Indonesia karena praktis.
Alasan Starlink bisa digunakan di area yang terjadi bencana alam.
Starlink Tidak Menggunakan Kabel Sebagai Penyebar Jaringan
Penyedia internet konvensional seperti IndoHome, MyRepublic dan Biznet masih menggunakan kabel sebagai media untuk menyalurkan jaringan internet ke pengguna. Starlink lebih canggih dari itu, karena tidak menggunakan kabel.
Jaringan internet Starlink langsung didapat dari satelit.
Jadi meski di lokasi bencana alam kabel putus atau listrik padam, Starlink masih bisa digunakan karena pemancarnya akan menangkap jaringan internet yang dipancarkan oleh satelit dari langit.
Bisa Beroperasi Dengan Arus Listrik Yang Terbatas
Perangkat Starlink tetap dapat beroperasi meski di lokasi terjadi pemadaman listrik.
Selain menggunakan listrik, Starlink dapat dioperasikan atau dapat menyala dengan menggunakan bantuan solar panel atau genset. Juga bisa dinyalakan menggunakan aki kendaraan yang diubah menjadi arus listrik 220V. Hal ini tentu tidak bisa dilakukan oleh penyedia layanan internet konvensional.
Misalnya saja meski modem IndiHome, Biznet dan MyRepublic bisa dinyalakan, tetapi karena kabel fiber putus, modem tidak mendapatkan akses internet.
Perangkat Starlink Bisa Dipindah-Pindah
Keunggulan Starlink adalah perangkatnya bisa dipindah-pindah ke lokasi lain sesuai kebutuhan.
Misalnya, jika Anda memiliki Starlink di rumah, Anda juga bisa memindahkannya dan menggunakannya ke lokasi lain tanpa batas sesuai dengan paket layanan yang dipilih. Misalnya saja paket internet Jelajah, Anda bisa memindahkannya untuk digunakan di lokasi lain.
Hal ini lagi-lagi tidak bisa dilakukan jika Anda menggunakan layanan IndiHome, Biznet atau MyRepublic.
Starlink Gratiskan Layanan Internet di Lokasi Darurat dan Bencana Alam
Bukti komitmen Starlink sebagai penyedia akses internet yang bisa diandalkan adalah menyediakan internet gratis di lokasi yang terdampak bencana alam yang baru-baru ini terjadi di wilayah Sumatera.
Terpantau Starlink memberikan kredit gratis kepada pengguna sesuai dengan layanan yang digunakan.
Jika Anda adalah pengguna Starlink di wilayah terdekat yang terdampak bencana alam, bisa cek layanan internet gratis melalui dasboard akun Starlink. Jika di bagian tagihan terdapat layanan dikreditkan, maka Anda termasuk yang mendapatkan layanan gratis internet Starlink selama 30 hari.
Akhir Kata
Meski pun keberadaannya masih dibatasi di Indonesia, Starlink jadi satu-satunya penyedia layanan internet di saat terjadi bencana alam.
Dengan adanya Starlink di Indonesia, memberikan petugas tetap terhubung dengan jaringan internet saat bencana alam. Pada halaman resminya, Starlink juga akan memberikan dukungan dalam keadaan darurat dan bencana. Bagi Anda yang ingin pasang internet Starlink di Jambi, dapat langsung menghubungi Pasitive Starlink Jambi sebagai penyedia pemasangan internet Starlink di Jambi melalui nomor kontak yang ada di bawah halaman ini.
Sekian informasi tentang Starlink tetap bisa digunakan ketika terjadi bencana alam. Semoga informasi ini bermanfaat.
