Sejarah Singkat Masuknya Internet Starlink ke Indonesia

Sejarah singkat Starlink masuk ke Indonesia – Layanan internet Starlink dianggap sangat membantu bagi banyak pengguna di Indonesia, terutama yang berada di lokasi 3T yang jauh dari jangkauan internet GSM dan kabel. Karena itu, banyak yang kecewa dalam informasi baru-baru ini Starlink stop sementara pendaftaran pengguna baru sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Kapan sebenarnya layanan internet Starlink masuk ke Indonesia?

Dalam tulisan ini, kami akan mencoba menguraikan secara singkat tentang sejarah masuknya layanan internet Starlink di Indonesia yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat juga isu keamanan yang menerpanya.

Juni 2022 Kerja Sama Starlink dan Telkomsat

Bulan Juni 2022 adalah awal mula dari masuknya layanan jaringan internet Starlink di Indonesia.

Starlink pertama kali masuk ke Indonesia pada Juni 2022 melalui kerja sama dengan PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat. Keduanya menjalin kerja sama bisnis ke bisnis. Pada saat itu, Starlink memberikan layanan jaringan tertutup hanya untuk Telkomsat dan bukan untuk diperjualbelikan kepada masyarakat umum.

September 2022 Starlink mendirikan anak perusahaan di Indonesia dengan nama PT Starlink Service Indonesia atau SSI.

Maret 2023 Telkomsat dan Starlink Menggandeng APJII

Starlink melalui Telkomsat akhirnya menggandeng APJII pada Maret 2025.

Telkomsat membuat nota kesepahaman dengan APJII atau Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia. Kerja sama ini membuka peluang para anggota APJII memanfaatkan layanan dan teknologi internet Starlink via Telkomsat. Pada saat itu, layanan kerja sama ini menjual bandwidth belum kepada masyarakat umum tetapi untuk penyedia layanan internet atau ISP.

Tetapi diam-diam Starlink mengurus izin agar bisa langsung di jual ke masyarakat umum.

April 2024 Starlink Mendapat Izin Menjual Layanan Internet ke Masyarakat

Pengumuman soal Starlink telah mendapat izin mengudara langsung ke masyarakat disampaikan oleh Wayan Toni Supriyanto.

Wayan Toni Supriyanto adalah Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika. Wayan mengatakan bahwa Starlink telah mengurus dua izin operasi untuk menjual langsung layanan internet kepada masyarakat umum. Dua izin ini adalah izin sebagai ISP dan izin layanan penyelenggara layanan VSAT atau Very Small Aperture Terminal untuk mengirim dan menerima data langsung dari satelit.

Setelah dua izin tersebut terbit, dua hari kemudian Starlink menjual layanan internet di situs resminya.

Harga Awal Layanan Internet Starlink di Indonesia

Pada awal ketersediaanya di Indonesia, Starlink menawarkan layanan internet untuk perumahan.

Tercatat pada bulan Mei 2024, layanan internet yang dijual Starlink adalah Rp750.000 untuk biaya layanan dan harga perangkat Rp7,8 juta. Selain untuk perumahan, Starlink juga langsung menawarkan paket layanan lainnya seperti jelajah dan kapal mulai dari harga Rp990.000 sampai dengan Rp4,3 juta.

Mulai dari sini, penyedia ISP lokal yang menggunakan jaringan Telkomsat mulai cemas.

Starlink Diresmikan Langsung Oleh Elon Musk di Bali

Hadirnya Starlink di Indonesia langsung diresmikan Elon Musk pada 19 Mei 2024 di Bali.

Dalam acara peresmian, Starlink langsung tancap gas dengan menandatangani kerja sama dengan Kementerian Kesehatan melalui Budi Gunadi Sadikin untuk menyediakan akses internet di puskesmas yang berada di wilayah terpencil, perbatasan dan kepulauan. Data saat itu menunjukkan dari 10.000 puskesmas di Indonesia, sekitar 745 tidak memiliki akses internet sama sekali, 1.475 memiliki akses terbatas.

Internet Starlink juga diuji coba di IKN melalui lembaga konsultan Tony Blair Institute atau TBI.

Starlink Harus Tunduk Pada Aturan di Indonesia

Setelah manfaat Starlink sangat dirasakan oleh masyarakat, pemerintah mulai ambil peran.

Meski telah mendapatkan izin menyediakan layanan internet di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mendesak Starlink untuk membangun pusat operasi jaringan atau NOC di Indonesia untuk memantau dan mengendalikan lalu lintas data, mengawasi gangguan dan lain sebagainya. Starlink dengan ini sudah mematuhi dan juga telah mendirikan anak perusahaannya di Indonesia supaya ada pajak yang dibayarkan untuk pendapatan negara.

Starlink juga didesak untuk membuat divisi layanan konsumennya di Indonesia untuk melayani jika ada gangguan.

APJII Khawatir Dengan Hadirkan Starlink Langsung ke Masyarakat, Hancurkan Bisnis ISP Lokal

APJII seperti mulai resah dengan hadirnya Starlink yang langsung dijual ke masyarakat.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia atau APJII yaitu Muhammad Arif Angga kaget melihat harga layanan internet yang disediakan oleh Starlink yang hanya Rp750.000 per bulan tetapi kecepatan unduh bisa mencapai 300Mbps dan upload 40Mbps. Menurut Angga, harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan layanan Starlink yang ada di Amerika yaitu Rp1,9 juta per bulan.

APJII melalui Angga juga memberikan saran kepada pemerintah agar membuat strategi harga untuk Starlink meski penentuan harga adalah hak penyedia layanan internet.

Angga menambahkan, jika layanan internet Starlink semurah ini, tentu akan memakan bisnis teman-teman penyedia ISP yang dinaungi oleh APJII. Angga juga menyebut bisnis Starlink akan mematikan bisnis ISP di lokasi pinggiran yang menggunakan serat optik. Tetapi dalam pantauan, banyak penyedia ISP lokal yang sudah berpindah menggunakan internet Starlink untuk dijual kembali melalui fiber optik atau RT RW NET.

Isu Internet Starlink Mengancam Keamanan Nasional

Hadirnya Starlink yang mengancam bisnis ISP di pinggiran memunculkan berbagai isu, salah satunya isu tentang ancaman keamanan nasional.

Disebutkan oleh Hargyo Tri Nugroho yang merupakan dosen teknik komputer Universitas Multimedia Nusantara atau UMN, Starlink memang dapat membantu menyediakan layanan internet untuk masyarakat, terutama di daerah terpencil. Hargyo mencemaskan jika layanan Starlink dikhawatirkan akan disalahgunakan oleh kelompok teroris atau separatis yang akan mengancam keamanan negara. Hargyo menambahkan, layanan internet langsung ke satelit sulit untuk dideteksi keberadaanya.

Tapi pendapat dari dosen ini dibantah, karena Starlink telah membangun NOC di Indonesia untuk melacak pemakaian Starlink.

9 Juli 2025 Starlink Stop Sementara Pendaftaran Pengguna Baru

Meski diterpa banyak isu, pengguna Starlink terus bertumbuh.

Banyak sekali yang sudah merasakan kecepatan internet Starlink, dengan harga yang sangat terjangkau. Starlink banyak digunakan untuk bisnis seperti pertambangan dan perkebunan dan juga masyarakat umum yang jauh dari akses internet GSM dan kabel. Bahkan, perusahaan banyak yang memutus kontrak dengan ISP lokal dan pindah ke Starlink. Tetapi, Starlink di Indonesia kembali mendapat ganjalan masalah regulasi.

Mulai tanggal 9 Juli 2025, Starlink stop sementara pendaftaran pengguna baru di Indonesia.

Dalam pengumuman Starlink di website resminya, layanan Starlink saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas yang terjual habis di seluruh Indonesia. Aktivasi kit baru dihentikan sementara untuk pelanggan yang membeli melalui retail atau penjual pihak ketiga.

Akhir Kata

Starlink pertama kali masuk ke Indonesia sejak tahun 2022.

Dimulai dari kerjasama dengan Telkomsat, akhirnya Starlink di Indonesia dapat langsung dibeli oleh masyarakat secara umum. APJII yang sebelumnya bekerja sama, dianggap dikhianati oleh Starlink dan pemerintah yang memberikan izin Starlink langsung menjual internet dengan harga yang sangat terjangkau. Semoga dalam waktu dekat Starlink kembali membuka pendaftaran untuk pengguna baru karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat khususnya yang berada di pedalaman.

Sekian informasi tentang sejarah singkat perjalanan Starlink masuk ke Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat.

Leave a Reply