
Tech in Asia Indonesia tutup dan hentikan berita berbahasa Indonesia – Persaingan media yang semakin ketat, pada akhirnya mempengaruhi bisnis Tech in Asia yang merupakan media berita teknologi dan startup di Asia. Dalam pengumuman terbaru, Tech in Asia akan menghentikan berita berbahasa Indonesia.
Disebutkan bahwa berita berbahasa Indonesia di Tech in Asia dihentikan tanggal 15 Juli 2025.
Dalam pengumuman, Tech in Asia menyebutkan akan tetap melakukan peliputan perkembangan teknologi dan startup di wilayah Indonesia, hanya saja dalam bahasa Inggris melalui Tech in Asia International.
Berita Bahasa Indonesia Tidak Sejalan Dengan Fokus Terbaru Tech in Asia
Berita dengan bahasa Indonesia di Tech in Asia tidak lagi sejalan dengan fokus yang baru.
Selain perbedaan di atas, berita bahasa Indonesia juga tidak menghasilkan hasil yang maksimal. Karena itu, semua berita yang dipublikasikan akan berbahasa Inggris di situs Tech in Asia International. Langkah ini juga untuk tujuan efisiensi di era ekonomi saat ini yang tidak menguntungkan bagi perusahaan media. Tech in Asia juga diketahui telah melakukan PHK sebesar 18 persen karyawan.
Pembaca yang telah berlanggan akan otomatis diarahkan ke Tech in Asia International.
Pengalaman Pertama Kali Mengenal Tech in Asia Indonesia
Kami mengenal website Tech in Asia saat bisnis startup di Indonesia sedang bertumbuh.
Disaat media banyak memberitakan perkembangan politik, TIA Indonesia hadir sebagai media yang mengkhususkan sebagai informasi teknologi dan bisnis startup. Berita seperti startup HandyMantis, Lima Kilo, Kakatu, Qlapa dan lain sebagainya pernah kami baca waktu itu di tahun 2015. Ada juga berita tentang YesBoss startup AI pertama di Indonesia dengan model text dimana pengguna bisa memesan apa saja.
Kami juga pernah ikut sebagai finalis kompetisi startup TIA Indonesia yang bekerja sama dengan OPPO.
Tetapi, pada suatu masa tren bisnis startup di Indonesia mulai hilang. Startup yang beroperasi juga tutup satu per satu karena kehabisan modal. TIA Indonesia juga memberitakan soal tutupnya startup di Indonesia. Sekarang, TIA Indonesia tutup, yang sebelumnya memberitakan startup tutup, akhirnya TIA Indonesia umumkan penutupan untuk berita dalam bahasa Indonesia pada 15 Juli 2025.
Tech in Asia memiliki kantor pusat di Singapura. Agar lebih mudah diterima pembaca di Indonesia, Tech in Asia membuat sub domain khusus bahasa Indonesia.
Akhir Kata
TIA Indonesia tutup memproduksi berita berbahasa Indonesia.
Ekosistem startup yang makin sedikit di Indonesia menyebabkan TIA Indonesia kesulitan memperoleh berita terbaru tentang startup di Indonesia. Penghentian berita bahasa Indonesia juga dianggap tidak lagi sejalan dengan fokus terbaru Tech in Asia juga sebagai jalan efisiensi di masa ekonomi yang sulit untuk perkembangan media. Apalagi fokus TIA tetap ingin sebagai media teknologi dan startup.
Sekian informasi tentang Tech in Asia Indonesia yang akan tutup dan berhenti memberitakan berita dalam bahasa Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat.
