
Taara kecepatan 20Gbps vs Starlink – Revolusi di bidang akses internet makin seru untuk diperhatikan. Berbagai perusahaan di dunia berlomba menyediakan akses internet cepat dan efisien. Hal ini tentu dilatarbelakangi dengan kebutuhan internet yang sudah masuk ke semua budang industri. Salah satu revolusi jaringan internet berasal dari Taara internet yang disebut mampu menawarkan kecepatan internet 20Gbps.
Apa itu Taara internet ? Berasal dari mana?
Dalam tulisan singkat di bawah ini, kami akan coba menjelaskan berdasarkan pandangan kami tentang Taara internet dan mengapa disebut dapat menggantikan internet Starlink?
Apa Itu Taara Internet? Berikut Sejarahnya
Sejarah Taara internet dimulai dari project Loon pada tahun 2013. Project Loon sendiri adalah sebuah proyek Google untuk menyediakan layanan internet tanpa kabel ke wilayah yang sulit dijangkau.
Tetapi proyek Loon tersebut tampaknya gagal dan dihentikan. Pengembang kemudian mulai merancang proyek baru yang dinamakan dengan Taara internet pada tahun 2017. Taara internet adalah teknologi internet yang menggunakan sinar laser sebagai pemancar dan penerima yang diberi nama Lightbridges.
Lightbridges disebut dapat mentrasnfer jaringan akses internet 20Gbps hingga jarak 20km.
Taara internet masih diperjualbelikan dengan operator atau penyedia layanan ISP yang tarafnya sudah perusahaan besar. Pemasangan Taara internet juga harus di atas tower yang tinggi dan tentu tidak bisa dilakukan oleh pengguna perorangan. Taara internet fungsinya masih sebagai brigde (jembatan) jaringan internet penyedia internet seperti operator seluler.
Apa Itu Internet Starlink?
Pengguna internet di Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan internet Starlink.
Ya, Starlink adalah layanan internet satelit orbit rendah yang dapat langsung dipasang oleh pengguna di mana saja tanpa kabel. Pemasangan Starlink sangat mudah dan tidak membutuhkan tower. Pengguna dapat langsung mengarahkan antena ke langit untuk mendapatkan akses internet.
Pada penggunaan standar, kecepatan dari internet Starlink mampu mencapai 300Mbps.
Taara Internet vs Starlink Internet Mana Yang Lebih Unggul?
Telah disebutkan di atas, bahwa perangkat Taara Internet masih dijual untuk B2B.
Taara Internet juga fungsinya adalah sebagai pemancar dan penerima sinyal internet layaknya akses point yang memiliki sumber internet. Bedanya jika akses point menggunakan sinyal radio, perangkat Taara Internet menggunakan sinar laser sebagai sinyal. Sinar laser ini juga tidak akan bekerja maksimal jika terhalang kabut dan rintangan besar lainnya yang menghalangi. Perangkat Taara Internet belum dijual kepada pengguna perorangan.

Perangkat Taara Internet juga harus dipasang pada tower yang tinggi agar terhindar dari rintangan yang menghalangi didepannya seperti pohon, tembok dan lainnya.
Berdasarkan pendapat kami, saat ini internet Starlink lebih unggul karena dapat dipasang langsung oleh pengguna. Pemasangan juga tidak membutuhkan tower yang tinggi dan bisa dipasang pada atap rumah atau bangunan. Pengguna tinggal mengarahkan perangkat Starlink ke langit dan siap untuk digunakan. Pastikan antena Starlink juga tidak terhalang. Berdasarkan pengalaman kami, internet Starlink tidak mengalami kendala meski cuaca mendung. Harga Starlink juga lebih terjangkau dibandingkan dengan perangkat Taara yang penggunaannya masih bertaraf perusahaan.
Akhir Kata
Taara perangkat internet yang dapat mentransfer koneksi internet sebesar 20Bbps.
Meski dapat mentransfer koneksi internet lebih cepat dari Starlink, tentu Taara belum bisa menggantikan Starlink sebagai perangkat internet satelit. Taara hanya sebuah pemancar sinyal internet dari perangkat ke perangkat seperti access point. Hanya saja Taara menggunakan sinar laser bukan sinyal radio seperti access point konvensional.
Sekian informasi tentang Taara Internet vs Starlink. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.
